Tuesday, 4 June 2013

Perbedaan Tacit Knowledge dengan Expilicit Knowledge


Berdasarkan 2 dimensi tersebut, pengetahuan dapat dibagi menjadi tacit dan explicit knowledge.
 acit knowledge adalah pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman, kegiatan kegiatan yang dilakukan,
dan susah didefinisikan di mana biasanya dibagikan lewat diskusidiskusi, cerita-cerita.

Tacit knowledge diartikan sebagai suatu pengetahuan yang personal, spesifik, dan umumnya susah diformalisasi dan dikomunikasi kepada pihak lain (Khasanah, 2011).

Sedangkan explicit knowledge adalah pengetahuan yang sudah diformulasikan, biasanya disajikan dalam bentuk tulisan misalnya peraturan, buku-buku literatur-literatur.

Dalam organisasi proses penyebaran/sharing pengetahuan akan membantu pencapaian tujuan organisasi. Explicit atau codified knowledge diartikan sebagai pengetahuan yang dapat ditransformasikan dal am bentuk formal dan bahasa yang sistematis.
Tantangan terbesar yang dihadapi oleh organisasi-organisasi adalah mengkonversi tacit knowledge menuju explicit knowledge, atau sebaliknya. Organisasi dituntut untuk mampu menterjemahkan pengetahuan yang eksis di individu, kelompok atau tim, dan organisasi menjadi nyata dalam bentuk produk-produk dan jasa-jasa yang dihasilkan.
 Agar konversi bisa berjalan dengan baik memperkenalkan 4 pola dasar penciptaan pengetahuan yang dikenal dengan The Spiral Of Knowledge (Yuliazmi, 2005). Sosialisasi, menjelaskan saling berbagi antar tacit knowledge, umumnya tanpa melibatkan hal-hal formal,
misalnya sharing budaya organisRelaasi antara anggota organisasi yang lama dengan anggota yang baru dengan tujuan anggota yang baru mampu beradaptasi dengan budaya organisasi.
 Contoh nyata perubahan tacit ke explicit knowledge misalnya bila perusahaan ingin menerapkan
penggunaan mesin-mesin baru dalam proses produksi maka perusahaan mengirimkan wakilnya untuk belajar mesin tersebut.
 Hal yang mungkin dilakukan pertama kali adalah dengan melalcukan mengamati, mengobservasi, serta mempraktekan mesin tersebut selama pelatihan.
Eksternalisasi/artikulasi, menkonversi tacit knowledge menjadi explicit knowledge biasanya menggunakan metafor-metafor yang dapat dipahami bersama.
Misalnya hasil pengamatan, dan observasi terhadap mesin barn tersebut diubah dalam bentuk tertulis yang mudah dipahami,
dan dapat didiskusikan bersama rekan-rekan kerja.

3 comments:

Anonymous said...

Attractive portion of content. I simply stumbled upon your blog and in accession capital to claim that
I acquire actually enjoyed account your blog
posts. Anyway I'll be subscribing on your feeds and even I achievement you get admission to persistently quickly.

Here is my blog www.officerfamilies.com

Anonymous said...

Hmm it looks like your website ate my first comment (it was super long) so I guess I'll just sum it up what I had written and say, I'm thoroughly enjoying your blog.
I as well am an aspiring blog blogger but I'm still new to everything. Do you have any suggestions for first-time blog writers? I'd certainly appreciate it.


Also visit my webpage; a

Unknown said...

I only charge what I'm doing activities, such as lectures and music that I like. that its...
so, thanks for come to my blog..

Followers

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Modif Indra Sitinjak - Premium Blogger Themes | Online Project management