Middleware merupakan software yang menghubungkan
bagian-bagian berbeda pada sebuah aplikasi atau rangkaian aplikasi. Middleware
dapat diumpamakan menjadi beberapa bentuk, pertama middleware sebagai semacam
lem yang menyatukan sebuah jaringan dan komputer-komputer yang terhubung di
dalamnya. Middleware dapat berupa sebuah aplikasi tunggal, atau dapat berupa
keseluruhan server.
COBRA merupakan sebuah spesifikasi middleware yang ideal
untuk mendukung dan mengaplikasikan sistem komputer terdistribusi. Arsitektur
CORBA berbasis pada model objek. Model ini berasal dari abstraksi inti model
objek yang didefinisikan oleh OMG dalam sebuah petunjuk OMA (Object Management
Architecture). CORBA bersifat open, maksudnya bahwa CORBA bisa dipakai oleh
setiap orang yang ingin menggunakan standarisasi CORBA ini. Sehingga akan
muncul perbedaan-perbedaan dalam menggunakannya, seperti perbedaan platform
ataupun bahasa pemrograman. Tetapi hal ini justru menjadi kelebihan CORBA bahwa
CORBA mampu mengkomunikasikan sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan
tersebut.
Distributed Component Object Model adalah
protokol yang berfungsi untuk mengaktifkan komponen pada perangkat lunak
(software) agar dapat berkomunikasi langsung dengan jaringan. (Spangler, 2004).
Tujuan DCOM adalah agar komponen yang telah dibuat dapat diregister di suatu
komputer dan di akses oleh banyak komputer lain.
DCOM sendiri bukan merupakan teknologi beru karena
teknologi ini banyak dipakai dalam sistem distribusi pada sistem jaringan
TCP/IP. Protokol yang digunakan oleh DCOM dapat meliputi:
- Protokol TCP/IP
- Protokol UDP/IP
- Protokol HTTP
- Protokol RPC
Remote
Method Invocation (RMI)
adalah sebuah teknik pemanggilan method remote yang lebih secara umum lebih baik daripada RPC. RMI menggunakan paradigma pemrograman berorientasi obyek (Object Oriented Programming). RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote method. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan.
adalah sebuah teknik pemanggilan method remote yang lebih secara umum lebih baik daripada RPC. RMI menggunakan paradigma pemrograman berorientasi obyek (Object Oriented Programming). RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote method. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan.
·
Aplikasi
RMI sering kali terdiri dari dua program terpisah yaitu server dan client.
Aplikasi server semacam ini biasanya membuat beberapa objek remote, menyediakan
referensi terhadap objek-objek tersebut sehingga dapat diakses, serta menunggu
client menginvoke/memanggil method dari objek-objek remote tersebut. Aplikasi
client mendapatkan referensi remote ke satu atau lebih objek remote di server
dan menjalankan method dari objek tersebut.
·
RMI
menyediakan mekanisme dimana server dan client berkomunikasi danmemberikan
informasi secara timbal balik. Aplikasi semacam ini seringkali disebut aplikasi
objek terdistribusi.


1/18/2015 10:43:00 pm
Unknown


0 comments:
Post a Comment